Mengenal AKBP Dr. dr. Mauluddin: Sosok Dokter Forensik Polda Sulbar di Balik Nobar Film Autopsy dan Gerakan Ketuk Doors TBC

MAMUJU, Sulbarpost.com — Nama Kasubbid Dokpol Biddokkes Polda Sulawesi Barat, AKBP Dr. dr. Mauluddin M, S.Sos., M.H., M.Biomed., Sp.F.M., kini makin dikenal luas oleh masyarakat Sulbar.
Dokter spesialis kedokteran forensik ini bukan hanya bertugas memecahkan tabir kejahatan lewat ilmu kedokteran, tetapi juga aktif melahirkan inovasi pelayanan kesehatan dan edukasi publik yang berdampak langsung bagi warga.
Dua gagasan terbarunya yang sukses menyedot perhatian public adalah gelaran Nonton Bersama (Nobar) Film Autopsy serta program kemanusiaan Ketuk Doors TBC.

Salah satunya, Edukasi Kedokteran Forensik Lewat Film Autopsy
Melihat tingginya rasa ingin tahu masyarakat terhadap tugas-tugas penegakan hukum berbasis sains, dr. Mauluddin menggagas pemutaran film Autopsy di Mamuju. Acara tersebut sukses besar dan mencatatkan rekor penonton terbesar.
Melalui layar lebar, dr. Mauluddin ingin mendekatkan dunia Kedokteran Kepolisian (Dokpol) dan Kedokteran Forensik kepada masyarakat umum. Film ini menjadi sarana edukasi bahwa proses pembuktian tindak pidana tidak hanya mengandalkan saksi mata, tetapi juga keahlian ilmu medis yang objektif demi menegakkan keadilan.
Kemudian Gerakan “Ketuk Doors TBC” Bhabinkamtibmas Menyapa Rumah Warga
Tidak berhenti di dunia forensik, kepedulian sosial dr. Mauluddin berlanjut pada isu kesehatan masyarakat. Beliau menjadi penggerak program inovatif Ketuk Doors TBC (Kelompok Temukan dan Dampingi Kasus Tuberkulosis) Biddokkes Polda Sulbar.
Dalam program ini, Polda Sulbar menerjunkan ratusan personel Bhabinkamtibmas hingga ke pelosok desa untuk mengetuk pintu rumah warga secara langsung. Para petugas melakukan deteksi dini, edukasi pencegahan, hingga penelusuran kontak erat penderita TBC guna mendukung target nasional Eliminasi TBC 2030.
“Bagi saya, ilmu kedokteran dan kepolisian harus memberikan manfaat nyata bagi banyak orang. Baik dalam mengungkap kebenaran hukum maupun menjaga kesehatan masyarakat dari ancaman penyakit seperti TBC,” ungkap dr. Mauluddin.
Inovasi yang memadukan pendekatan edukasi populer dan aksi sosial kemanusiaan ini mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Sosok AKBP dr. Mauluddin membuktikan bahwa kedokteran kepolisian bisa hadir lebih dekat, humanis, dan berdampak nyata bagi masyarakat Sulawesi Barat. (ip/*).
